Home > puisi asal > KOTA

KOTA

Terdampar ku di ingar bingar malam minggu
Dikota kecil yang dulu teramat lugu
Lalu lalang orang tak menentu
Tua muda cantik jelek
Lelaki wanita
Bertemu jadi satu
Entahlah apa yang diburu

Tersesat ku di huru hara ini
Ku rindu kota yang dulu
gembira ria kan hati
Ku rindu kota yang dulu
Penuh nur ilahi

Duh aku masih bingung ini jaman
Haruskah ku dikamar sendirian

O jaman edan telah datang
O haruskah ku senang
kapan?

tag : puisi

Categories: puisi asal
  1. September 30, 2009 at 10:46 pm

    segalanya memang tidak abadi, selalu dinamis dan berubah…seiring waktu berlalu, kitapun berubah dari detik demi detik, semoga kedinamisan itu membawa ke sesuatu yang lebih baik…

  2. September 30, 2009 at 11:11 pm

    sekarang jamannya emang edan….pollllll…ketika semua orang mementingkan dirinya sendiri dan tanpa ada rasa peduli …..

  3. September 30, 2009 at 11:19 pm

    hm… kota yang mana? bukan jakarta kan maksudnya?

  4. October 1, 2009 at 12:56 am

    sepember berlalu,berganti bulan penuh harapan …semoga.

  5. October 1, 2009 at 2:41 am

    halooodah lama gk kesini krn liburan hehehe…kota mana nih? bandung udh semrawut jg looh

  6. October 1, 2009 at 6:18 am

    Semuanya berubahHatipun berubahImanpun berubahMenuju satu titikNur IlahiSalam

  7. October 1, 2009 at 7:04 am

    masih ada kah kota yg lugu..???wah susah… anak muda jaman sekarang makin gauL,, jadi kota2 sekarang udah gak perawan alias sudah gemerlap

  8. October 1, 2009 at 9:36 am

    jalani aja kayaknya sih ya hehe aku yang hidup di jaman sekarang sih coba jalani aja dulu abis gatau pula kehidupan dulu sebagai pembanding, pinter-pinter aja atur diri hehehe😛

  9. October 1, 2009 at 10:56 am

    kota apa nih, chen? tadi pagi aku gak bisa masuk ke blog kamu lho. sama dg blog aku yg dihack. gak bisa dibuka dan ada pesan blog sdh dihapus. tapi sementara aja.

  10. October 1, 2009 at 2:02 pm

    Salam kenal ya

  11. October 1, 2009 at 2:33 pm

    rindu pada kota" = kalo saya rindu pada desa dan kampung halaman ko

  12. October 1, 2009 at 2:41 pm

    Hmmm, kalo aku kangen kota SOlo, heheh…Pengen kesana lagi :DMOga aja ntar kanegnnya bisa ilang yah, kesampaian… :)Ia ni, saya dari Papua – Jayapura tepatnya😀

  13. October 1, 2009 at 3:20 pm

    Mantap kata 2 mas..penuh makna….salam..

  14. October 1, 2009 at 3:24 pm

    Lihat kota ituSungainya berubah jadi got yang penuh tikusPemuda yang dulu gagah kini jadi aki-aki dengan nafasnya yang satu-duaBalita-balita yang lucu berubah menjadi remaja yang doyan menhisap ganja di ujung gangWahai yang MAHA MERUBAH rubahlah kami ke arah yang lebih baik

  15. October 1, 2009 at 3:41 pm

    jangan di kamar sendirian…nanti digerus jaman🙂

  16. October 1, 2009 at 8:11 pm

    Rindu suasana kota santrikah ? Ya, semua berubah, meski kadang kita tak menyukai perubahannya. Nice posting.

  17. October 1, 2009 at 8:58 pm

    Kenapa, chen?sendirian di malam minggu ya?yah, begitulah chen…segala sesuatu pasti berubah…fisik, gaya hidup dan kotamu mu…Maaf Lahir Batin*maap baru berkunjung…

  18. October 1, 2009 at 11:29 pm

    klo saya, saya malah ga suka kota. saya lebih suka tinggal di desa. sejuk. lam kenal ya.ditunggu kunjungan baliknya

  19. October 2, 2009 at 3:53 am

    apa kabar sahabat ku pagi ini

  20. October 2, 2009 at 5:07 am

    oh kota…ku akan senang apabila kau senang. begitu juga sebaliknya🙂

  21. October 2, 2009 at 5:47 am

    RINDU KAMPUNG HALAMAN.. dulu dalam pemujaan CINTA kita berkumpul bersama.. sekarang ku tersessat di sini.. dooooh

  22. KangBoed
    October 2, 2009 at 5:48 am

    “Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah DiriMari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi RobbyMembersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diriMulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTAMeraih keselarasan diri dalam Ketenangan JiwaMenjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathinDahulu datang putih suci bersihMudah mudahan kembali suci putih bersihSalam Cinta Damai dan Kasih Sayang‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaankI Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

  23. October 2, 2009 at 10:12 am

    segalanya berubah mengikuti takdir alam….

  24. October 2, 2009 at 12:34 pm

    Senang utk jaman yang sudah edan ?! Kayaknya sulit deh… tapi toh kita tetap harus menerima semuanya dg ikhlas dan tawakal ya..?

  25. October 2, 2009 at 12:49 pm

    mbaca ini jadi kangen lagi

  26. October 2, 2009 at 1:31 pm

    salam sobatwah puisinyakerenKOTA Nur Illahi tuh dimana ?pengin tahu aja ya,,,

  27. October 2, 2009 at 2:27 pm

    kota tua bicara tentang nafsu…duit dan parau jadi satu..ketika desah jadi pilu..tawa enggan berseru!

  28. October 2, 2009 at 4:30 pm

    Zamannya ga gila…cuman manusianya aja yang dah pada loose mind

  29. October 2, 2009 at 4:30 pm

    Tapi biar gitu tetap semangatnever give up to any condition

  30. October 2, 2009 at 4:31 pm

    Puisi dari Dian Sastro…"pecahkan saja kacanya biar rame.."^0^

  31. October 2, 2009 at 4:33 pm

    segalanya memang mesti berubah mas… entah ke arah yang lebih baik atau malah justru bertambah buruk… cuma itu pilihannya…

  32. October 2, 2009 at 7:22 pm

    hidup penuh degan perubahan nikmati hidup mu kawan slm kenal

  33. October 3, 2009 at 2:17 am

    pagi..mbak..eh, mas Achen. Achen itu kan nama cewek. tapi kok pemilik blog ini cowok ya? hhmm….

  34. October 3, 2009 at 6:00 am

    kangen kota ya bos? enakan tinggal di desa. hehehe…

  35. October 3, 2009 at 7:21 am

    tak ada yang sempurna ….. (apa hubungannya ???)

  36. October 3, 2009 at 11:03 am

    achen fredlina lebih keren deh. tau gak wkt baca nama Achen. aku ngebayanginnya cewek berkulit putih, bermata sipit. krn temanku ada yg namanya achen.

  37. October 3, 2009 at 12:52 pm

    Indah rangkaian kata-katanya mas….nice puisi

  38. October 3, 2009 at 2:26 pm

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank sukses selalu yaaaakI Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllllll

  39. KangBoed
    October 3, 2009 at 2:27 pm

    hehehe manstaaaaaaaaabbbbsss

  40. October 3, 2009 at 3:01 pm

    gpp juga bang di kamar sendirian, emang ada yg salah ??!? :p

  41. October 3, 2009 at 5:04 pm

    Jaman semakin tua semakin edan.yang gak edang gak kebagian.

  42. October 4, 2009 at 3:44 am

    globalisasi ya kang… desa yang tenang pun harus berubah wajah menjadi bentuk lain yang tak lagi kita kenali terlebih stelah ditinggal pergi lama…

  43. October 4, 2009 at 8:17 am

    yah… begitulah.. hidup di dunua..

  44. October 5, 2009 at 5:04 am

    monngo, mari wen tuntun biar ndak tersesat lagi hehehe *sodorin tongkat*:p

  45. October 5, 2009 at 7:00 am

    namanya perubahan jaman, wkwkwwk.begitulah, yg sepi jadi rame, yg rame jadi tambah rameee

  46. October 5, 2009 at 9:19 am

    HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRmenyapa Sahabat terchayaaaaanksalam sayang selalu

  47. KangBoed
    October 5, 2009 at 9:20 am

    apdeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeetttt

  48. October 5, 2009 at 12:39 pm

    Mampir chen ….

  49. October 5, 2009 at 2:51 pm

    tiada yang abadimohon maaf baru bisa berkunjung balik neh

  50. October 5, 2009 at 3:42 pm

    banyak banget inspirasinya.Kota … inget Bandung jadinya.Btw.. yang penting jangan ikut edan aja he he.Salam sukses selalu ya Mas. Tks

  51. October 6, 2009 at 4:43 am

    jaman edan telah datang…iye, jaman skrg emang pada edan2…engga jamannya, engga penghuninya..hahahapuisinya cantik🙂

  52. October 6, 2009 at 3:43 pm

    Modernitas selalu membawa imbas…baik positif maupun negatif

  53. October 6, 2009 at 8:28 pm

    mantab seperti biasa

  54. October 6, 2009 at 11:16 pm

    Met pagi mas… Puisi yang indah mas..

  55. October 6, 2009 at 11:53 pm

    salam kenal……………selimut nista telah datangmelebamkan putihnya keimananakan kah semakin meradang?coba kutanyakan nuraniku…………..tx

  56. October 6, 2009 at 11:54 pm

    salam kenal blognya buagusstx ya

  57. October 7, 2009 at 1:35 am

    well..eh, achen…mampir bentar nih bawain roti coklat. aduh, kok aku sakit perut ya? pulang dulu akh.

  58. mel
    October 7, 2009 at 3:24 am

    jaidilah sprt ikan dilaut,,,biar air laut asin tp ketika di ambil ikan itu,,dia tdk ikut asin,,,,

  59. October 7, 2009 at 3:25 am

    saatnya tafakur,,,,menilai mana yg benar dan mana yg tidak,,

  60. October 7, 2009 at 8:52 am

    buweelll..aku mampir disini ya?

  61. October 7, 2009 at 11:11 am

    Jadi ingat lagunya KlaPulang ke KotakuAda setangkup haru dalam rinduMasih seperti dulu tiap sudut menyapaku bersahabatPenuh selaksa makna

  62. October 7, 2009 at 11:34 am

    Puisi yang bagus….Keren deh …cocok dengan jaman yang sekarang yang kebanyakan edannya…hehehehe…

  63. October 7, 2009 at 2:10 pm

    Tiada bosan bosannya mengajak sahabatku untuk melangkah….“Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah DiriMari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi RobbyMembersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diriMulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTAMeraih keselarasan diri dalam Ketenangan JiwaMenjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathinDahulu datang putih suci bersihMudah mudahan kembali suci putih bersihSalam Cinta Damai dan Kasih Sayang‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaankI Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllllllllll

  64. KangBoed
    October 7, 2009 at 2:11 pm

    apdeeeeeeeeeeeeeeettttttttt

  65. October 7, 2009 at 2:33 pm

    sekarang aja bang seneng2nya🙂

  66. October 7, 2009 at 3:39 pm

    Mampirrrrrrrrrr

  67. October 7, 2009 at 6:37 pm

    di jemput yaaaak AWARD PERSAHABATAN..di sinihttp://www.kangboed.com/banjir-award-persahabatan-dari-casrudi.html

  68. October 8, 2009 at 6:13 am

    berkunjuuuungsalam kenal

  69. October 8, 2009 at 7:23 am

    salam kenal, makasih udah mampir..saya tinggal di desa nih bukan kota🙂

  70. October 8, 2009 at 9:01 am

    Sekarang semuanya sudah berubah terseret oleh arus perkembangan teknologi.

  71. October 8, 2009 at 10:44 am

    jaman semakin gila…gimana caranya untuk bisa bertahan di jaman ni??haa..

  72. October 8, 2009 at 11:25 am

    malam..achen…bantuin usir nyamuk dong.

  73. October 8, 2009 at 2:31 pm

    Malem chen ….

  74. KangBoed
    October 8, 2009 at 10:31 pm

    HADIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRMENGUCAPKAN SELAMAT ATAS NAMA PERSAHABATAN DAN PERSAUDARAANSEMOGA DENGAN BERJALANNYA WAKTU SEMAKIN MEMPERSATUKAN KITA SEMUA.. TIDAK MELIHAT SIAPA KAMU.. APA AGAMAMU.. APA MAZHABMU.. TETAPI DENGAN MENYADARI KITA BERASAL DARI YANG SATU..SALAM SAYANG SELALU

  75. October 8, 2009 at 10:33 pm

    AWARRD AMBIL di sini yaaaaaaaaaak

  76. October 9, 2009 at 12:46 pm

    Mantaab!!!!

  77. October 9, 2009 at 3:37 pm

    rindu kota,hla desanya ngga dirinduin

  78. October 10, 2009 at 2:33 am

    salam hangat selalu sobat saya berkunjung ke blog yang mantab bgt neh,di tunggu kunjungannya sobat,salam http://www.wontduits.wordprees.com

  79. Ari
    October 10, 2009 at 5:00 am

    Jaman boleh edanTapi kita jangan ikutan edanWalau kadang akhirnya gak KEDUMAN ( kebagian ).

  80. October 10, 2009 at 6:22 am

    jaman edan jangan ikut senang. nanti ketularan edan. hihihih

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: