Home > puisi asal, rumah lugu > Senyumlah Kepada Ku

Senyumlah Kepada Ku


Senyumlah kepada ku

Walau kan melubang pipi mu

Bicaralah apa saja

Jangan diam aku tak suka

Engkau pun tahu

Satu senyum usir ribuan hampa

Satu kata kandung ribuan makna

Untukmu Untukku

Lalu, Ulurkan tangan mu

Tangan kapas bagai emas

Mari!

Nirwana mengejarmu

Bagai kilat

Categories: puisi asal, rumah lugu
  1. January 7, 2010 at 10:26 am

    (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!Satu senyuman dariku terluks dari hati semoga memberikan setitik damai mengusir kehampaan yang melingkupi

  2. January 7, 2010 at 10:51 am

    Tataplah walau Sedetik.Mata indahmu.Seribu Panah menembus Jantungku.Sakitnya sesaat Selamanya kuingat.**Hati2 nanti Frustasi…wkwkkw.. nice poem bro..

  3. January 7, 2010 at 11:02 am

    Aku tertarik kata2 "Tangan kapas bagai emas" Mari!"Nirwana mengejarmu" Bagai kilat"….hmmm pandai kali kau menganalogikan kata2🙂

  4. January 7, 2010 at 11:23 am

    kan slalu tersenyum bang…🙂

  5. January 7, 2010 at 11:54 am

    *garuk kepala* Ngiri, eh nganan saja, dg orang-orang yg bisa mengapresiasi puisis 😦

  6. January 7, 2010 at 12:11 pm

    senyumlah kepadaku,karena kusempatkan mengunjungimu sahabat ^_^

  7. January 7, 2010 at 12:20 pm

    Nyengir dulu😀. Aku senyum juga dirimu tak melihat😛

  8. January 7, 2010 at 12:21 pm

    Btw, pengen juga bikin puisi yang indah, tentangmu, juga mengoprek2 kamu lagi😀. Judulnya apa yah…??? keknya, "Aku Bertanya kepadaku, tentangmu" huehehehe…

  9. January 7, 2010 at 12:42 pm

    SENyum itu ibadah yg paling mudah bukan??? maka tersenyumlah wahai kawan..😀

  10. January 7, 2010 at 1:19 pm

    Aku selalu tersenyum padamutak kah kau lihat itubahkan sapaku pun tak kau dengarada apa denganmu..?

  11. January 7, 2010 at 2:18 pm

    senyum mengandung sejuta satu makna

  12. January 7, 2010 at 3:21 pm

    sudah senyum kok, Chen. nih..keliatan kan giginya? he he he..

  13. January 7, 2010 at 5:20 pm

    dengan tersenyum kita mengambil langkah awal mengangkat beban kita

  14. January 7, 2010 at 7:01 pm

    dia berlesung pipit ya

  15. January 8, 2010 at 4:26 am

    senyum sambil komen blogmu😉

  16. January 8, 2010 at 8:50 am

    jangan lanjutkan senyummu, kalo aitu akan menyakiti dirimu sendiri..karena kamu senyumnya terpaksa, wekekekeke

  17. January 8, 2010 at 10:12 am

    tersenyumlah selalu

  18. January 8, 2010 at 2:22 pm

    Tangan kapas, bagai emas… *tangannya lembut yah Wel, maksudnya?*🙂

  19. January 8, 2010 at 3:19 pm

    🙂 senyuman dariku untukmu wkwkwkkw

  20. January 8, 2010 at 3:51 pm

    CERITANYA senyum nih…oke…senyum…senyum..senyumIbtasim

  21. January 9, 2010 at 6:31 am

    senyum bisa membuat kita muda ..haha

  22. January 9, 2010 at 7:22 am

    sabtuhujanrintikderasdanberhenti

  23. January 9, 2010 at 10:25 am

    wew,, romantis neehh kata2nya… yaudah deehh,, kasih senyum aja🙂

  24. January 9, 2010 at 11:08 am

    saia dah senyum nih,.

  25. January 10, 2010 at 6:53 am

    tersenyum di siang minggupesbukan mulu neh

  26. January 10, 2010 at 10:50 am

    diksinya hebat bos

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: