Home > puisi asal, rumah lugu > Kataku Kataku

Kataku Kataku


Kataku Kini Hampir Tak Laku

Digerus Zaman, Dikikis Peradaban

Dulu, Kataku Begitu Merdu

Aku Ingat Mamat, Teriak Kataku Begitu Bangga

Juga Zainab, memeluk Kataku Mesra

Kini Mamat Mamat Erat Genggam Joystick

Zainab Zainab terpukau Mamamia Mamamia TV

Kataku pun Terkadang Disalah Gunakan

Kataku Yang Sendok Emas

Dipakai Menyendok Tahi dan Kotoran

Kataku Hanya Di Bibir

Tak Mendarah, Apalagi Mendaging

Kataku Kataku

Bisakah Semua Ikhlas Serukanmu

Termasuk Aku

Categories: puisi asal, rumah lugu
  1. January 15, 2010 at 6:51 am

    mau komentar appa nih ya?yg diinget joystick ma tipi.semua bisa berubah.. kecuali takdirdan takdir hanya Tuhan yang tau

  2. January 15, 2010 at 7:15 am

    Kini ada berhala baru yang bernama TV dan Gamesyang melenakan dan memabukkan….

  3. January 15, 2010 at 7:23 am

    setuju dgn komennya asslammdunk, itulah yg namanya perubahan, yang akan selalu terjadi didalam hidup ini🙂

  4. January 15, 2010 at 8:44 am

    benar banget kata big sugeng….

  5. January 15, 2010 at 9:40 am

    puisinya Bagus Kawan!!!salam kenal

  6. January 15, 2010 at 9:45 am

    hehehehehe…kebanyakan KATA. jadi bingung…..baca lagi ah, biar tau maksudnya

  7. January 15, 2010 at 9:52 am

    Ikhlas..kadang sulit menjalankan kata mulia ini.

  8. January 15, 2010 at 10:02 am

    kataku,sepertinya terpinggirkan jelas tak laku seharusnya kita menjadi malu

  9. January 15, 2010 at 10:46 am

    akh, kata2mu masih laku kok.

  10. January 15, 2010 at 11:01 am

    Mantab puisinya Kang, lagi2 saya nyerah kalo soal bikin puisi, cuma mungkin itu kebetulan aja puisi saya bisa menang dalam parade

  11. January 15, 2010 at 1:17 pm

    Banyak sekali kata-katamu sobat….?:D

  12. January 15, 2010 at 1:42 pm

    wah aku tersinggung nih sama puisinya hahahah

  13. January 15, 2010 at 5:52 pm

    ramai yg semakin lalai dgn keseronokan dunia

  14. January 16, 2010 at 4:15 am

    sip pusiinya

  15. January 16, 2010 at 7:28 am

    kataku ku kata-katakata-kataku ku katasiapa berkatasiapa dikatahmmmm…ada kata-kata HOT GOSIP

  16. January 16, 2010 at 8:52 am

    Berhubung sudah diberi tahu artinya, jadi datang dg setangkup harap semoga kita kembali ke "kataku"..

  17. January 16, 2010 at 10:38 am

    pokok'e lanjutkan berkata-kata yah… terus berkarya.. terus menari.. walau tak ada orang yang melihatnya.. begitulah peranmu dan aku.. ^^

  18. January 16, 2010 at 11:05 am

    Mas…saya bingung…artinya apa yah?apa ini tentang efek negatif kemajuan teknologi?

  19. January 16, 2010 at 1:17 pm

    kuerennnn.. mengena banget! :7

  20. January 16, 2010 at 2:58 pm

    Keren pusinya, bagus deh…Andai aja gue bisa buat puisi kayak gitu -_-"

  21. January 16, 2010 at 8:27 pm

    nyambung ke posting lain ternyata…. masih laku kok katamu.. nih buktinya aku komen hehe *Pede

  22. January 17, 2010 at 5:27 am

    lanjutkan berkata-kata,, walopun ada yang lebih dari sekedar kata-kata *halaahh apa toh?!*😀

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: