Home > puisi asal, rumah lugu > Menanti Melati

Menanti Melati

Senja Ini…
Terangkum Kembali Ingatanku
Dilingkar Duka Digeletar Lara
Di Sunyi Cerita Lalu
Dalam Airmata
Mengerucut Di Bayangmu
Yang Sampai Saat Ini
Tak Mampu Ku pahami

Ku Berlari Di Dingin Ini
Kembali Mengenangmu
Adakah Kau pernah Menghitung
Sisa Airmata Dan Benci
Sampai Detik Ini
Melati, Aku Tetap Disini
Menantimu Kembali

Categories: puisi asal, rumah lugu
  1. January 17, 2010 at 7:55 am

    aku pun sedang menanti melatidimana ya?

  2. January 17, 2010 at 8:05 am

    melati disini..nggpain dicari2…

  3. January 17, 2010 at 10:22 am

    Menanti itu berat.Bener.Semoga..

  4. January 17, 2010 at 10:26 am

    aku nggak tahan menanti…

  5. January 17, 2010 at 11:38 am

    jangan tunggu sampe melatinya layu ya🙂

  6. January 17, 2010 at 12:03 pm

    Aku: Melati….. abg Pulang….Melati: mak..mak.. tu abg pulang…ingat intro lagu ini ga??

  7. January 17, 2010 at 1:19 pm

    melati lagi deh. ganti anggrek dong

  8. January 17, 2010 at 2:42 pm

    "Melati" kan udah "untuk Marvel"?? ^_^

  9. January 17, 2010 at 3:41 pm

    Mendadak aku teringat dengan nama seseorang. Namanya Melati. Hmm,..

  10. January 17, 2010 at 4:26 pm

    KENAPA HARUS NUNGGU MELATI BRO, BUNGA DI TAMAN KAN BANYAK, ADA MAWAR, ANGGREK, TERATAI, RAFLESIA DLL.

  11. Dhe
    January 18, 2010 at 2:16 am

    wah! penantian yang tampa batas ini…^^

  12. January 18, 2010 at 3:28 am

    walah…. Melati udah punya Marvel Mas, jangan dinanti lagi, hehee…

  13. January 18, 2010 at 3:28 am

    si Melati ini kapan baliknya??jangan jangan si melati ini berubah jadi Godot?

  14. January 18, 2010 at 4:42 am

    melati…melati…alangkah indahmumerah kuning ijodi langit yang biru

  15. January 18, 2010 at 5:22 am

    Kenapa harus ditunggu? Harusnya kan dijemput..?

  16. January 18, 2010 at 7:32 am

    Semoga saja penantian itu segera berakhir.Amin…

  17. January 18, 2010 at 7:49 am

    menunggu bole saja,asalkan yg ditunggu ntu pasti.klo ga pasti,capek sendiri kok😛

  18. January 18, 2010 at 11:58 am

    hilangkan benci, petiklah melati sebelum dipetik orang lain! Semangat!

  19. January 18, 2010 at 1:09 pm

    rindu pada kekasih lama

  20. January 18, 2010 at 1:23 pm

    semoga melatinya cepet balik ya…😀

  21. January 18, 2010 at 1:25 pm

    Masihkah dia yang dinanti?

  22. January 18, 2010 at 2:51 pm

    apakah akan menanti???

  23. January 19, 2010 at 12:17 am

    menanti melati…eh yg dateng kumbangnya..hahaha

  24. January 19, 2010 at 12:48 am

    wah,siapa ni melata,eh, melati?a chen, salam kenal yaaa >_<

  25. January 19, 2010 at 1:29 am

    sini disini, melati tetanggaku loh..

  26. January 19, 2010 at 1:50 am

    wah akang medit nih alias pelit,masa sisa air mata juga dihitung?emang bisa*garuk garu kepala

  27. January 19, 2010 at 3:21 am

    saya sdang menyimak..🙂

  28. January 19, 2010 at 11:08 am

    met soreee

  29. January 20, 2010 at 12:29 am

    aku udah komen ya

  30. January 20, 2010 at 7:15 am

    melati datang..eh, salah stroberi datang. hehhee

  31. January 20, 2010 at 11:27 am

    setuju sama Ajeng.jemput saja Melati.jangan ditunggu

  32. January 20, 2010 at 12:08 pm

    weh puisinya maut yang baca bisa klepek klepek nih

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: