Home > Akal, Puisi > Sajak Langit dan Laut

Sajak Langit dan Laut

Ketika langit terus diam
begitu tenang, memerahbirukan bayangan gamang
dari mulai mata ini memandang
sampai sekarang masih seperti karang
tak berarti ia tak boleh menerima perubahan
dan lalu dikatakan itu adalah kekal

Ketika laut terus mengamuk
mendebardeburkan ombak, liar
dan terus selalu bergerak
semenjak nenek moyang berbenak
dan entah mungkin selalu begitu dari dulu
hingga kini aku bersajak
tak mesti dan tak bisa diartikan
bahwa ia tak bisa diam dan terus disimpulkan
itu adalah keabadian

Categories: Akal, Puisi
  1. April 8, 2010 at 4:07 pm

    deburan ombak itu memang sebuah keabadian, tapi juga deburand ombak bergerak, memang udah takdirnya harus gitu kali ya.??😀

  2. April 8, 2010 at 4:27 pm

    Membaca sajak ini sebentar, seblum tidur🙂

  3. April 8, 2010 at 4:31 pm

    Bentar Wel, bawa2 komennya mas Pras ke sini, Anaz nyengir aja baca komenan dia di FB😀. Keknya musuh bebuyutan tuh ama Buwel :))

  4. April 8, 2010 at 4:47 pm

    nggak ngerti soal sajak, numpang mampir aja….

  5. April 8, 2010 at 4:48 pm

    ronda malam aja sob…

  6. April 8, 2010 at 4:55 pm

    Brknjung malm sob😉, wah tmbh lma tmbh dalam ny syairx..susah ya, memang sudah bkt hehe..ap yg diliat dn dinger bsa menjd puisi atau kata yg brmakna..

  7. April 8, 2010 at 5:21 pm

    lalu dimana pantai?

  8. April 8, 2010 at 5:25 pm

    akankah langit akan selalu tenang?atau akankah laut selalu diramaikan oleh debur ombak?dan semua kembali pada kegamangan?met malem kang…maap komentarnya kalo kagak nyambung…antuk hihi…tp moga berkenan…*tarik selimut*have a nice dream kang…

  9. April 8, 2010 at 5:49 pm

    puisi yang penuh makna mas..keren dan sangat bermakna di hati

  10. April 8, 2010 at 6:59 pm

    -_-_-_-_-_-_- cosmorary -_-_-_-_-_-_-SALAM BLOG!Assalamualaykum warohmatullohi wabarokatuh.Wah maaf baru mampir lagi setelah sekian lama.Wah templatenya kerena abis…..Designnya mantaph….Aku mau balas sajak akh…"Lihatlah aku ini…Berlagu sajakSampah comberanTiada nilaiadfuh bingung mau lanjut gimana…TIba-tiba inspirasi mempet nih…Huaaaa"BTW keep writing ya mas…."Peace^____^-_-_-_-_-_-_- cosmorary _-_-_-_-_-_-

  11. April 8, 2010 at 7:58 pm

    Puisi yg indah mas..met pagi ya mas..

  12. April 8, 2010 at 8:06 pm

    selalu kehilangan kata setiap membaca puisi disini

  13. April 8, 2010 at 9:06 pm

    keadadian akan terwujud apabila kita sudah mendapatkan ketentraman dan ketenangan jiwa.. itulah keabadian yg diindinkan.. heheh..😀

  14. April 8, 2010 at 9:08 pm

    jika tak bisa diam, maka bergeraklah, jika tak bisa disimpulkan, maka simpulkanlah.. dari simpulan itu, lahirlah sebuah keabadian yg nyata..😀

  15. April 8, 2010 at 11:36 pm

    Keren puisinya sob… Laut mengamuk… hahaha…

  16. April 8, 2010 at 11:36 pm

    Ombak dan laut buat saya selalu menggetarkan. Puisi yang dalam wel.

  17. April 9, 2010 at 12:07 am

    Yg diam,diajak komunikasi saja. Yg mengamuk,ditenangkan dulu.. *Halah, opo iki? Enggak nyambung..*

  18. April 9, 2010 at 1:58 am

    kata-kata yang bermakna dalem🙂

  19. April 9, 2010 at 2:00 am

    membaca ini sambil minum kopi, buat lebih terhanyut🙂

  20. April 9, 2010 at 2:01 am

    ewod dariku lum dipajang ye🙂

  21. April 9, 2010 at 2:34 am

    mampir pagi ya wel

  22. April 9, 2010 at 4:03 am

    laut tahanlah gemuruhmu jauhkan dari bencana ombakmu

  23. April 9, 2010 at 4:17 am

    tumben ttg alam.

  24. aya
    April 9, 2010 at 4:31 am

    numpang baca ya…lam kenal

  25. eca
    April 9, 2010 at 4:32 am

    thats cool

  26. April 9, 2010 at 4:46 am

    ..sesuatu yang tidak kekal…? hmmm…

  27. Dhe
    April 9, 2010 at 4:52 am

    Baca ne puisi, kok jd kepikiran..seolah langit adalah wanitadan laut adalah pria yah?emm…

  28. April 9, 2010 at 5:59 am

    Deburan ombaknya merupakan cara laut bertasbih!

  29. April 9, 2010 at 6:03 am

    Aku suka laut dengan pasir putih di pantainya! Kuingin berbaring menghitung bintang dimalam hari! Tapi kalau malam airnya menuju pantai!

  30. April 9, 2010 at 6:08 am

    Kurindu suasana pantai, dengan hamparan pasirnya yang lembut, dengan perahu penuh ikan ketika pulang! Rasa syukur yang terpancar para nelayan, pemandangan yang indah dan penuh kebahagiaan!

  31. April 9, 2010 at 6:10 am

    Coba pakai url, tadi tidak bisa muncul! Deburan ombak mungkin merupakan cara laut bertasbih!

  32. April 9, 2010 at 9:54 am

    bahwa mereka pun tak jua kekal dan abadi..hanya Dia yang kekal dan abadi..

  33. April 9, 2010 at 9:58 am

    ketika debur laut menggilaketika air laut menaikhati-hatilahdunia udah makin panases kutub udah mencair banyaksadarlah wahai pengrakus nikmatjangan tebangi hutan kami(hmmmm … ni komen mo disambungin kemana ya)

  34. April 9, 2010 at 10:44 am

    ini kata-kata yang indah… tapi aku nggak ngerti… bukan salahmu kawan… aku memang bodoh untuk urusan puisi….🙂

  35. April 9, 2010 at 11:19 am

    Hmmmm… Menarik ^_^

  36. April 9, 2010 at 2:48 pm

    hihihihibanyak yah pujangga jadi blogger^_^ sajak lautnya indah kakdi tunggu yah kunjungan baliknya dihttp://zona-ketawa-kita.blogspot.com/

  37. April 9, 2010 at 3:09 pm

    Ku baca sajak tuk pengantar tidur malamku

  38. April 9, 2010 at 3:39 pm

    hmmm tentang laut yang tak henti memecah pantaitentang pantai yang selalu setia menerima lautdalam kondisi apapunsungguh setiap pantai ke pada lautbegitu pula langit kepada bumi

  39. April 10, 2010 at 2:18 am

    Mampir lg ane sob, untng ad form klasic ya sob hehe..ane lum brharil bwt ky punya sob. Entar dh ane cb lg sukses sll..ya😉

  40. April 10, 2010 at 4:52 am

    met wiken aja

  41. April 10, 2010 at 5:16 am

    Met siang mas buwel..happy weekend..

  42. April 10, 2010 at 6:14 am

    hm..yang ku tangkep dari sajakmu gini bro:bait 1>gag selamanya sesuatu yang diem gag bisa berubah, karena perubahan adalah kekal.Bait 2>apa laut gag cape ya gerak-gerak terus? kan kasian kalo ada yang ngegambar laut jadi susah bikin sketsanya? hehe

  43. April 10, 2010 at 6:17 am

    mungkin pilem popeye itu terinspirasi dari nenek moyang kita ya sobat…

  44. April 10, 2010 at 7:22 am

    langit dan laut… dua hal yang aku suka… memandangi langit di pantai pasti asiikkk… ^^

  45. April 10, 2010 at 7:51 am

    mereka bertemu dalam garis horizon

  46. April 10, 2010 at 4:33 pm

    Wow… O_oPuisi… puisi…salam kenal mas…

  47. April 13, 2010 at 7:51 am

    ah bukankah di dunia ini tak ada yang abadi?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: