Home > puisi asal, rumah lugu > SuratanMu

SuratanMu

Adakah yang salah kata kataku
pada makhlukMu
‘Moga Kau panjang umur selalu
sehat sehat selalu
sukses selalu
God bless You’
Kalau toh nyatanya semuanya
sudah Kau suratkan?

Dan pun ketika mulutku berucap
hatiku berdoa pun itu
adalah suratanMu

Bolehkah bila ku hanya komat kamit
memujaMu
menunggu janji suratanMu
toh kerja keras ataupun malas
semuanya tak bisa menebas suratanMu

Atau mungkin lebih baik ku buat surat
untukMu
lalu kukatakan
‘Persetan dengan suratanMu
toh Kau punya Kalam
dan mustahil bila Kau nyleneh’

;Dan bagaimanapun toh
aku mesti suka suratanMu

Categories: puisi asal, rumah lugu
  1. April 11, 2010 at 9:47 am

    nice brother,bagaimanapun harus kita terima, siip..

  2. April 11, 2010 at 9:57 am

    Religiusitas yang kental dalam puitika yang manis.

  3. April 11, 2010 at 10:00 am

    kalau sunatanmu eh suratanmu ga dibalas, bijimane? he

  4. April 11, 2010 at 10:08 am

    memang semua sudah digariskan, tapi Tuhan menggariskan manusia punya akal dan pikiran dimana itu bebas digunakan untuk berusaha dan berpikir serta berkeyakinanšŸ™‚ btw puisi ini sungguh terasa gejolak jiwanya (bergetar saat membacanya).

  5. April 11, 2010 at 10:50 am

    Puisi yg indah mas..penuh makna…happy weekend mas..

  6. April 11, 2010 at 10:51 am

    hadir disini buat menikmati rangkaian kata-kata sahabat

  7. April 11, 2010 at 11:15 am

    itu namanya takdir, chen

  8. April 11, 2010 at 12:23 pm

    trim tas suratanmu di blog saya lam kenal balik ya emang disuratkan untuk bersua trims

  9. April 11, 2010 at 2:07 pm

    Chen, kok puisinya githu? ada yang tak puas hati, jangan marah2 donk. Ada apa sih? *males kirim inbox di FB sekarang, gak pernah dibales2šŸ˜¦

  10. April 11, 2010 at 2:34 pm

    nice poemšŸ™‚ tq dah berbagišŸ™‚

  11. April 11, 2010 at 2:46 pm

    Brkunjung mlam sob. Weuh syairx sob..ky syair seorang SufišŸ˜‰, salut dh..

  12. Kurotsuchi
    April 11, 2010 at 3:10 pm

    malah bikin inget sama gonjang-ganjing pas desi rat nyanyiin lirik lagu "takdir memang kejam" dan langsung dikritisi sama orang2 sok alim… :|btw, rasanya ada sesuatu yang tersembunyi dalam puisi ini, masbruršŸ˜›

  13. April 11, 2010 at 5:01 pm

    suka gak suka, mau gak mau…musti menerimanya dengan iklas yo bung…

  14. April 11, 2010 at 5:07 pm

    Apapun rencana Tuhan, pasti itu yg terbaik untuk kita ^_^

  15. April 11, 2010 at 11:26 pm

    Puisina mantap.Nyentuh dah!

  16. April 12, 2010 at 2:55 am

    suratan yang memang harus di terima namun bukan menjadi alasan untuk selalu pasrah tanpa berbuat

  17. Dhe
    April 12, 2010 at 3:40 am

    Takdir yah.emm.. yang penting udah berusaha sejauh yang kau mampu^^

  18. April 12, 2010 at 4:06 am

    Brkujung lg ,mw ngucpin met siangšŸ˜‰

  19. April 12, 2010 at 4:44 am

    Suratan takdir tidak bisa dirubah.. tapi yg terpenting adalah bagaimana kita memberikan makna pada ama yang kita alami

  20. April 12, 2010 at 5:31 am

    Pasrah …!

  21. April 12, 2010 at 5:32 am

    Bersyukurlah ….!

  22. April 12, 2010 at 5:34 am

    Ikhlas ….!

  23. April 12, 2010 at 5:35 am

    Siapa yg ulang tahun mas?

  24. April 12, 2010 at 6:10 am

    Terima saja suratanNYA dengan sabar dan syukur… mas.

  25. April 12, 2010 at 6:12 am

    Suratan takdir… yang telah digariskanNYA untuk kita

  26. April 12, 2010 at 6:58 am

    Puisi yang indah mas..met sore ya

  27. April 12, 2010 at 7:19 am

    met siang. bawain otak2

  28. April 12, 2010 at 7:40 am

    Astaghfirullah..sabar..semangat!^_^

  29. April 12, 2010 at 7:48 am

    semua sudah direncakanNya dan diaturNya..kita hanya bisa menerima dan menajalankannya :)Just trust in GodšŸ™‚

  30. April 12, 2010 at 8:31 am

    Maaf Chen, Anaz ngirimnya dah lama sekali. Dahlah, gak usah cari maaf yah…

  31. April 12, 2010 at 8:51 am

    Ane brkunjung lg sob,šŸ˜‰. Oiya sob..bleh tukeran link sob?

  32. April 12, 2010 at 9:31 am

    Apapun SuratanMu, terbaca atau tidak olehku, namun kuyakin itulah yang terbaik bagiku. Tak harus kubaca, namun harus kuterima dengan ikhlas, karena keindahanMu hanya terlihat ketika ku ikhlas menerima suratanMu

  33. April 12, 2010 at 10:23 am

    suratan-Nya dijalankan dengan usaha dan do'a

  34. April 12, 2010 at 11:27 am

    waaaww…..dirimu dapat inspirasi dari mana sih Wel? kok ya bisa ga berhenti menulis puisi-puisi yang bagus begini? dua jempol buat dirimušŸ™‚

  35. April 12, 2010 at 12:04 pm

    Selamat sore sobat, ini kunjungan pertama blog arbitter kemari…mohon dukunganya ya,saya udah memfollow blog ini dan di tunggu follow baliknyasekedar mereview sedikit, portal kami adalah http://arbitter.co.cc/ di sana ada dua tombol yaitu sebelah kiri untuk masuk ke halaman blog sedangkan sebelah kanan untuk masuk kedalam forum, bila berkenan harap bergabung ke dalam forum tersebut , di sana kami membahas tentang dunia web designer dan hacking, proses regristrasi tidak terlalu ribet kok, mudah dan cepat, sobat juga bisa mempublikasikan blog sobat berapapun jumlahnya, sesuai dengan aturan yang berlaku di forum kami, terimakasih

  36. April 12, 2010 at 1:00 pm

    wah… lagi mempertanyakan suratann dariNya ya… tapi kan suratan takdir itu ada dua, yg satu suratan takdir tetapi masih bisa kita mengubahnya dg usaha kita sendiri "Allah tidak akan emngubah ansib suatu kaum jika kaum itu tidak berusaha untuk mengubahnya. Dan satu lagi adalah suratan yg bersifat mutlak Dia yg menentukan yg tidak bisa di ubah oleh siapapun kecuali olehNya.Sbg manusia, kita hanya bisa berusaha dan berdoa dalam mencapai sesuatu. Hasilnya adalah urusan Tuhan

  37. April 12, 2010 at 2:02 pm

    ini membenarkan tindakan ongkang-ongkang kaki ajja bukan iia bang?!??!

  38. April 12, 2010 at 2:11 pm

    intinya adalah..setiap manusia harus tetap berusaha…..ya…

  39. April 12, 2010 at 2:16 pm

    keren mas puisinya.. kita berusaha, Tuhan yg menentukanšŸ˜€

  40. Delia
    April 12, 2010 at 3:07 pm

    Ada makna disebalik suratan takdir.. mungkin bukan saat ini tapi nanti…. semua yang kita buat akan mendapat balasan yang setimpal :)Jangan pernah lelas untuk berusaha

  41. April 12, 2010 at 4:48 pm

    Cukup kita jalani aja

  42. April 12, 2010 at 4:49 pm

    Cukup kita jalani aja

  43. April 12, 2010 at 6:03 pm

    nice post…maaf baru bisa follow back

  44. April 13, 2010 at 1:02 am

    pasti ada maksud dibalik suratan takdir…

  45. April 13, 2010 at 1:17 am

    puisinya mantab sobat

  46. April 13, 2010 at 1:44 am

    Menikmati puisi sambil belajar…Sukses buat Cendrawasih 11

  47. April 13, 2010 at 2:00 am

    Semua kehendakNYA adalah yang terbaik

  48. April 13, 2010 at 8:21 am

    kadang, apa yang baik menurut kita, belom tentu baik menurutNyadan begitu pula sebaliknyaapa yang buruk menurut kita, bisa jadi baik menurutNya

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: