Home > rumah lugu, sajak > Sajak Cerita Buah Surga

Sajak Cerita Buah Surga

Aku itu seperti tuan rumah yang sedang menjamu tetamu
sementara di waktu yang sama
aku punya janji di luar sana
dengan kekasihku

Menghormati tamu, memanjakannya wajib hukumnya
Menepati janji, pun lebih wajib lagi

Akhirnya kuputuskan meninggalkan tamu
ku beritahu ia, Aku ada janji dengan kekasihku

Seperti dulu saat ku sedang asyik di surga
Aku ada janji dengan KEKASIHKU untuk turun ke dunia
Apadaya karena memakan buah surga adalah jalan satusatunya
Kuhabiskan saja selahaplahapnya dan Aku tak mungkin dipersalahkanNya

***
Tag: sajak cerita buah surga

Categories: rumah lugu, sajak
  1. April 17, 2010 at 11:29 pm

    Sajak cerita Buah surga….Ehmmmmm….

  2. April 17, 2010 at 11:32 pm

    memang saya juga akan selalu mendahulukan kekasihku

  3. April 17, 2010 at 11:33 pm

    mendahulukan Tuhan Di atas Segalanya

  4. April 18, 2010 at 12:25 am

    Wah..makin lama makin berat sajaknya mas a-chen..;-). Banyak makna yg trkandung..

  5. April 18, 2010 at 12:38 am

    akhirnya kebingungan saya terjawab, cara menghadapi tamu disaat kita ada janji dengan orang lain..thx ya..

  6. April 18, 2010 at 1:39 am

    buah surga itu buah kuldi ya?

  7. April 18, 2010 at 2:59 am

    apakah puisi diatas merupakan kisah nabi adam mas??memakan buah surga dan kemudian turun ke dunia??🙂

  8. April 18, 2010 at 3:23 am

    wih-wih … kalau cinta sudah melekat, tai kucing pun rasa coklat emang … jiakakakaka … salam kenal … kunjungan balik nih …

  9. April 18, 2010 at 3:26 am

    Sajak yang menarik nich… thank's atas sajaknya… ditunggu lho kunjungan baliknya…!

  10. April 18, 2010 at 3:40 am

    puisi yang mengharukan, anda sudah aku follow, follow balik yah

  11. April 18, 2010 at 4:06 am

    Kang Sugeng dan beberapa orang lainnya menyukai ini

  12. April 18, 2010 at 4:35 am

    buah nya kaya apa yah buah surga itu🙂

  13. April 18, 2010 at 5:04 am

    janji memang harus ditepati selagi mampu🙂

  14. April 18, 2010 at 5:12 am

    cinta mengalahkan segalanya🙂

  15. April 18, 2010 at 5:41 am

    O my god, keren abiiiss… ^_^Memegang janji adalah amanah… setuju ^^

  16. April 18, 2010 at 7:20 am

    Tak apa.., asalkan sang tamu diberi pengertian dg baik… ^_^

  17. April 18, 2010 at 7:27 am

    Bagaimanapun juga… kekasih yg lebih kuat…

  18. April 18, 2010 at 8:25 am

    keren mas puisinya he..he..😀

  19. April 18, 2010 at 8:41 am

    puisinya mantab sob…

  20. April 18, 2010 at 9:20 am

    wow, sajaknya berat yaahh… kekasih di sini maksudnya Tuhan kan yah?!

  21. April 18, 2010 at 10:08 am

    wih,,,jadi kekasih lebih penting ya dari tamuhehehexoxo YULIA RAHMAWATI Get Up,Survive, Go Back To The Bed

  22. April 18, 2010 at 10:12 am

    menghormati tamu memang baik mas..tapi menepati janji juga sangat baik..nice puisi mas..

  23. April 18, 2010 at 10:18 am

    janji karena cinta atau cinta karena janji

  24. April 18, 2010 at 10:36 am

    jadi inget adam dan hawa.

  25. April 18, 2010 at 11:56 am

    itu yang nyangkut di lehernya adam kan bang iia?!?!?! apa bukan…?!?!?! apa mirip duang…!??!?! canda nii bang… bole gag sii iia becanda di komenan postingan orang?!??!? hmm…

  26. April 18, 2010 at 12:31 pm

    Serba salah juga!

  27. April 18, 2010 at 12:32 pm

    Kekasih lebih utama!

  28. April 18, 2010 at 12:33 pm

    semoga hanya mimpi!

  29. April 18, 2010 at 1:59 pm

    ajiiib,,,,,tapi sayangnya gak punya kekasih T_T

  30. April 18, 2010 at 2:18 pm

    bagus banget puisinya

  31. April 18, 2010 at 4:16 pm

    Wah,ini puisi untuk sitti Hawa ya bro?hehehe

  32. April 18, 2010 at 5:11 pm

    Brkunjung lg😉, bis ny mw t4 mas buwel hehe..

  33. April 18, 2010 at 6:08 pm

    @buwelTesting… :-))

  34. April 18, 2010 at 6:25 pm

    sajak yang sangat menarik,buah surga….hemzzz kayak apa ya???

  35. April 18, 2010 at 7:48 pm

    bau surga serasa sampai nirwana… walah… saya tiada memiliki kepandaian bertutur seperti abang satu ini…

  36. April 18, 2010 at 7:49 pm

    wah, bahaya nih…seperti kisahnya ADAM n HAWA…tp Ok lho,

  37. April 18, 2010 at 8:01 pm

    wah, kacian dech si tamu, untung bukan saya jeng…he..hesalam kenal

  38. April 18, 2010 at 9:57 pm

    kira2 buah apa yang ada di surga..

  39. April 18, 2010 at 11:40 pm

    puisinya mengharu kan :((

  40. April 24, 2010 at 2:55 am

    indahnyeee

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: