Home > puisi asal > wajah di balik cadar

wajah di balik cadar

Kenapakah hatiku bergetar
memandang wajah di balik cadar?
Entahlah, padahal bukanlah kau
Penyejukku disaat aku risau

di tiap detik bukanlah kau!
saat ku sedih kau dimana?
saat ku gundah kau kemana?
kau pun tak tahu saat ku galau

Kenapakah hatiku bergetar
memandang wajah di balik cadar?
Mengapakah darahku berdesir
melihat indah di balik satir?

Bukankah aku tercipta untukNya
Mencinta menyayangpun karenaNya
Bukankah tiada dalih menduakan Tuan
di sadar dan tertidur, wahai kawan

Kenapakah hatiku bergetar
memandang wajah di balik cadar?
Mengapakah hatiku tak tenang
setiap waktu wajah terbayang?

O Maaf aku yang tak sempurna
O Maaf aku yang tak dewasa
O Maaf aku yang sederhana
aku hanya manusia biasa

Categories: puisi asal
  1. May 4, 2010 at 2:29 am

    ^^Manissss bangedz … like this achen nih ku kash jempol d^_^b

  2. May 4, 2010 at 2:45 am

    ikut baca puisi dipagi hari

  3. May 4, 2010 at 2:50 am

    subhanallah…dan siapakah dia di balik cadar itu?……

  4. May 4, 2010 at 3:05 am

    co cuiiiit…….pagi-pagi dikasih puisi romantis…..mak nyess….

  5. May 4, 2010 at 3:07 am

    pernah baca berita tentang cow yang menikahi cewek bercadar, baru dibuka ternyata ceweknya berkumis..;)

  6. May 4, 2010 at 3:26 am

    Duhai wajah di balik cadartampakkan senyummu meski hanya samarmeski paras ayumu tertutup cadarpesona pribadimu masih jelas terpancarmembuat hatiku jadi tergetar…hehehe, ikutan ah buat puisi disini

  7. May 4, 2010 at 3:30 am

    happy Tuesday, ikut nyimak puisisnya🙂

  8. May 4, 2010 at 3:31 am

    Waw…, ada yg sedang meromantis disini rupanya. ^_^

  9. May 4, 2010 at 3:45 am

    Wajah dibalik cadar, mengundang seribu tanya..ada mistery..ada ap dblik cadar?..hehe..;-)

  10. May 4, 2010 at 3:53 am

    pagi..pagi dah mellow wel.. sapa tuh yang dibalik cadar?

  11. May 4, 2010 at 4:19 am

    Puitiz bgt nag….. keep it upempat kali empat sama dengan dua puluh sempat gak sempat harus di komen

  12. May 4, 2010 at 4:55 am

    kayak apa wajah dibalik cadar.

  13. May 4, 2010 at 4:57 am

    siapakah dia dibalik cadar hehehe

  14. May 4, 2010 at 5:23 am

    beggghhhh….keren ini..inspiratif…

  15. May 4, 2010 at 6:10 am

    menyentuh…..

  16. May 4, 2010 at 6:56 am

    puisi yg manis menusuk jiwa🙂

  17. May 4, 2010 at 7:17 am

    Kan pake cadar, Chen. Kok masih terpandang wajahnya? Bukannya kalau pake cadar yang nampak cuman mata? :)Chen, aku pasang link blog ini, trus keluar warning box nya bilang (kira-kira) gini: "URL ini tidak terdeteksi, pembaruan blog tidak akan ditampilkan" Sama kek masang link blognya Buwel. Kenapa ya, Chen?

  18. May 4, 2010 at 7:20 am

    Hmmm kekasih yang tersembunyi (la di balik cadar:hehe)

  19. May 4, 2010 at 8:15 am

    jiaaahh..cinta lagi.hiks..jadi inget siapa ya? cadar? hmm…..

  20. May 4, 2010 at 8:19 am

    Siapakah dia.Puisi curhat nih. Walah, bagus:-)

  21. May 4, 2010 at 8:19 am

    Siapakah dia.Puisi curhat nih. Walah, bagus:-)

  22. May 4, 2010 at 8:25 am

    kenapa bang? giginya maju yahahahahahaha

  23. May 4, 2010 at 9:45 am

    sukaaaaaaaaa…. kereeen puisinyaaaaa.. daleem.. touchy bangeet..

  24. May 4, 2010 at 9:59 am

    keknya dia ga pake cadar deh brocuma pake jilbab doang

  25. May 4, 2010 at 11:38 am

    ha? cadarnya terbang kemana?

  26. Delia
    May 4, 2010 at 11:41 am

    Selalu ada puisi yang tercipta ya..salut …wajah dibalik cadar itu memang sangat misteri :)maafkan kalo lia salah mengartikan

  27. May 4, 2010 at 12:17 pm

    waw…sederhana tapi membuat penasaran ya…^_^

  28. May 4, 2010 at 12:19 pm

    Sama, aku juga manusia biasa! hanya hambaNYA!

  29. May 4, 2010 at 12:20 pm

    Ada Habluminallah dan Habluminannas!

  30. May 4, 2010 at 2:25 pm

    duh penasaran siapa kah yang dibalik cadarsampai bikin a-chen tergetar

  31. May 4, 2010 at 3:41 pm

    ihiii romantis banget puisinya..kunjungan perdana😀

  32. May 4, 2010 at 8:37 pm

    Lagi ngeres apa bro?hihihi canda.

  33. May 4, 2010 at 9:44 pm

    Anaz kasih dua jempol🙂 bagus puisinya, Chen. Kapan yah, Anaz bikin puisi lagi?

  34. May 4, 2010 at 10:14 pm

    saya juga sangat mengagumi wanita bercadar. bahkan tulisan saya tentang wanita bercadar setiap hari rutin dapet kunjungan dari search engine🙂

  35. May 4, 2010 at 10:44 pm

    wah kern banget

  36. May 5, 2010 at 12:37 am

    puisi yang indah🙂

  37. May 5, 2010 at 12:41 am

    jatuh amor nih hehehe

  38. May 5, 2010 at 4:05 am

    bikin penasaran ya kalo dibalik cadar…

  39. May 7, 2010 at 5:37 am

    :::: bercadar, selalu mengundang nuansa untuk bermelankolik ^-^v:::: puisi yang indah banget, dalam arti daleeemm… :::: salam kenal yah, knjungan sangat2 pertama.. tapi datang dengan kado perkenalan ^_^ http://wiedesignarch.blogspot.com/2010/05/surat-untuk-mas-farid.html:::: boleh follow yah!!! untuk mengenang blog ini lebbih jauh,,, dan jika berminat dengan blog aq, kenang balik aku yah ^_^v …:::: salam siang yang semangat!!! karena ini jumat^_^

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: